This technique uses two video tracks, and can be used with any editing application which supports multiple tracks/layers. Our example uses Adobe Premiere.
From the effects palette, add a blur or pixelate effect to the top track. Set the amount of blur as desired. The example above uses a gaussian blur ( Video Effects > Blur & Sharpen > Gaussian Blur ) set to 27.
At this stage the entire image on the top track is blurred (or pixelated).
To blur only the face, add a crop filter (Video Effects > Transform > Crop) to the top track. Adjust the crop parameters (left, top, right, bottom) until only the blurred face remains.
The screenshot on the right shows the effects we have added : Gaussian Blur and Crop.
Note: If the face (or whatever you are blurring) moves around a lot, there are two options:
- Make the blurred area big enough to accommodate the movement.
- Use keyframes to animate the crop effect.
Adobe After Effects adalah satu dari sekian banyak software andal keluaran Adobe yang termasuk dalam kelompok digital video.Pada skala industri, after effects ini sering digunakan ebagai software olah digital video yang bertugas menambahkan efek-efek visual.
Meskipun software ini diperuntukkan sebagai penunjang pekerjaan digital video, namun pada prakteknya tidak sedikit yang menggunakan after effects ini untuk keperluan pembuatan animasi web, animasi logo, bahkan web video (vlogs).
Oke sekarang kita langsung saja pada tahap persiapan, disini akan kita bahas cara pembuatan
Teks Linear
1.1 Persiapan
Langkah pertama dari project ini adalah mempersiapkan composition sebagai wadah dari desain kita.
- Buka program Adobe After Effects CS3.
- Pada menu bar pilih composition > new composition
- Pada kotak dialog composition settings tentukan composition name = teks line comp, width = 2000, height = 50, frame rate = 29.97, dan duration = 02 : 00
- Klik OK
- Ukuran movie nampak sangat kecil, karena After Effects otomatis men-zoom agar nampak seluruhnya dilayar monitor.
- Tekan Ctrl+= sebanyak dua kali untuk men -zoom 200% atau hingga terlihat cukup besar
- dilayar monitor.
Selanjutnya kita akan menambahkan teks tertentu pada composition yang baru saja kita buat.
- Lanjutkan desain kita
Pada toolbar klik ikon Horizontal Text Tool
- Pada palette Character (terletak disebelah kanan layar monitor atau pilih window > Character untuk membukanya) tentukan font = myrad pro, type = bold, size = 20 dan fill color = putih.
- Klik pada sembarang area di dalam composition viewer dan ketik teks berikut dengan tiga spasi sebagai antara : "otakkoe video article"
- Pada timeline pilih layer teks
- Tekan P untuk membuka parameter position
- Tentukan position = 1000.0,31.0 agar teks tersebut berada tepat di tengah composition
- Pada composition viewer ubah zoom = 100%
- Klik tiga kali pada teks untuk memilih semua karakter yang sudah kita ketik
- Tekan Ctrl+C untuk meng-copy teks
- Tekan END untuk memindahkan pointer ke akhir teks
- Tambahkan spasi sebanyak tiga kali
- Tekan Ctrl+V untuk mem-paste teks
Pada tahap ini kta akan mendesain animasi pada teks yang sudah dibuat sebelumnya. Animasi yang diharapkan adalah memberikan kesan bahwa teks seolah-olah muncul dari tengah.
- Lanjutkan desain kita
- Pada timeline pilih layer teks
- Pada menu bar pilih animate > animate teks > tracking
- Pastikan kita berada pada timecode 00 : 00
- Pada timeline tentukan tracking amount = -8
- klik ikon stopwatch pada parameter tracking amount untuk menambahkan keyframe
- Beralih ke timecode 01 : 29
- Pada timeline tentukan tracking amount = 6
- tekan spacebar untuk melihat preview
- Pada timeline pilih (klik) keyframe yang ke - 2 (01 : 29)
- Pada menu bar pilih animation > keyframe assistance > easy ease in
- Tekan spacebar untuk melihat preview
- Perhatikan perubahannya
- Tekan T untuk membuka parameter opacity
- Beralih ke timecode 00 : 00
- Klik ikon stopwatch pada parameter opacity untuk menambahkan keyframe
- Tentukan opacity = 0
- Beralih ke timecode 00 : 04
- Tentukan opacity = 100
- Tekan spacebar untuk melihat preview
- Perhatikan pengaruhnya, pemunculan teks nampak lebih natural
- Beralih ke timecode 01 : 16
- Pada menu bar pilih animate > add opacity keyframe
- Beralih ke timecode 01 : 29
- Tentukan opacity = 0
- Kita baru saja menambahkan efek fade-out pada objek teks
- Sebagai sentuhan akhir pada animasi teks ini, kita akan menambahkan efek motion blur untuk lebih memperkuat kesan gerakan yang natural
- Pada timeline aktifkan mode motion blur (sayang sekali efek motion blur ini tidak akan nampak pada viewer, tetapi hanya akan mempengaruhi hasil render
Kita sudah selesai membua animasi teks, langkah berikutnya adalah melakukan proses render untuk menghasilkan final movie
- Lanjutkan desain kita
- Pada menu bar pilih composition > make movie
- Pada palette render queue > output module, klik teks lossless
- Pada kotak dialog output module settings > tab main options > area based on "lossless" tentukan format =quicktime movie
- Pada kotak dialog output module settings > tab main option > are video output klik tombol format options
- Pada kotak dialog compression settings tentukan compression type = sorenson video dan quality = best
- Klik OK
- Pada palette render queue > output to, klik teks berwarna biru untuk memberi nama file
- Pada kotak dialog output movie to tentukan nama file dan di folder mana file hsil render akan disimpan
- Klik SAVE
- Pada palette render queue klik tombol render
- Tunggu hasil dari render file kita tadi sambil ngopi & makan pisang goreng... NIKMAT
Semua kamera video dilengkapi dengan sistem exposure serta white balance otomatis. Seperti mata kita, iris kamera akan menutup atau membuka secara otomatis untuk memasukkan jumlah cahaya yang sesuai. Kamera perekam secara otomatis akan membuka iris atau menambah aperture (bukaan yang sesuai) untuk mendapatkan lebih banyak cahaya atau menutupnya untuk membatasi jumlah cahaya yang masuk. Dalam intensitas cahaya yang rendah, kamera akan meningkatkan kemampuan penyerapan cahaya yang mungkin akan mengakibatkan gambar akan terlihat berbintik-bintik atau banyak butiran (grainy). Meski tak terlalu bagus, gambar seperti ini masih dapat digunakan.
Kita dapat menguasi fungsi hal ini dengan menghidupkan tombol iris manual atau menyesuaikan masukan cahaya secara manual. Tetapi kita harus terus-menerus menyesuaikan sendiri iris dari kamera. Kalau kita baru mulai belajar membuat video atau film, disarankan untuk menyalakan fungsi-fungsi kamera ini dalam kondisi otomatis. Dan harus kita ketahui, bahwa ketajaman layar dari LCD tidak ada hubungannya dengan setting dari exposure itu sendiri.
White Balance
Sumber cahaya yang berbeda akan menghasilkan "temperatur warna" yang berbeda pula. Pencahayaan tidak alami, seperti lampu pijar menghasilkan rona warna orange, cahaya matahari memberikan warna kebiruan. Kebanyakan kamera perekam memiliki fasilitas white balance otomatis, yang akan mengenali dan menyesuaikan suhu warna dari sumber cahaya yang didapatkan. Beberapa kamera juga memiliki fasilitas penempatan white balance yang berfungsi untuk mengantipasi sumber cahaya yang berbeda-beda. Jika kita memiliki kamera seperti ini, jangan lupa untuk senantiasa mengubah setting kondisi pencahaan. Kita juga dapat mengubah setting white balance secara manual dilokasi manapun dengan cara zoom in sebuah kertas putih atau obyek lainnya, sehingga kertas putih tersebut akan mengisi ruang di layar kamera. Kemudian tekan tombol white balance secara manual, menyetel video exposure & white balance secara manual merupakan tindakan yang sangat bagus dalam proses rekaman (produksi).